Sabtu, 26 November 2016

Seni Pencak Silat



    Pencak Silat adalah olah raga seni bela diri, yang  merupakan ciri khas kebudayaan etnis sunda, khususnya daerah Garut . Dilihat dari unsur seni, pencak silat merupakan seni budaya yang sangat menarik untuk ditonton . permainan seni pencak silat ini biasanya diperagakan dengan diiringi musik gendang, terompet, dan lain sebagainya.

     Tak hanya orang dewasa yang belajar seni bela diri ini tapi sekarang sudah banyak anak - anak yang tertarik untuk belajar dan ikut paguyuban pencak silat .

     ini salah satu contoh ajang perlombaan bela diri pencak silat .

    Nah sahabat mimin yang paling unyu ๐Ÿ˜ disekolah mimin juga ada loh eskul Pencak Silat , banyak juga murid murid yang ikut eskul ini, nah mimin juga ikut loh tapi pas kelas 1 sma *gaada yg nanya๐Ÿ˜‚ .
     Sekian artikel dari mimin , see u next time ✋✋

Sabtu, 19 November 2016

Hajat Laut



   Berbagai cara dapat dilakukan untuk mengungkapkan rasa terima kasih, baik kepada sesama maupun kepada Tuhan.  Bagi warga pesisir selatan Kabupaten Garut,rasa terima kasih dapat diwujudkan dengan pelaksanaan hajat laut atau syukuran nelayan. 
    Melalui rangkaian kegiatan syukuran tersebut, para nelayan mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan atas segala rezeki yang telah diberikan setiap hari, khususnya dalam upaya penangkapan ikan di laut. Selain itu, hajatanini dilaksanakan untuk saling berterima kasih dan membangun rasa kebersamaan warga.
   Untuk melestarikan budaya leluhur, warga di pesisir selatan Kabupaten Garut mengawali syukuran dengan melarungkan sesaji ke tengah laut. Pada pagi hari, tujuh perempuan berkebaya merah membawa berbagai sesaji, seperti buah-buahan, bunga, minuman, bahkan batangan cokelat. Menggunakan kapal patroli Satpolair Polres Garut, mereka berlayar menjauhi pantai. Kapal tersebut diikuti sembilan perahu nelayan yang telah dihias sebelumnya. Satu perahu di antaranya membawa sebuah tabut berisi kepala sapi. Warga pun menonton acara tersebut dari pinggir pantai. Sebagian di antaranya ikut naik perahu nelayan yang mengiringi pelarungantersebut.Di tengah laut, kepala sapi tersebut dilarungkan, diiringi dengan larungan berbagai macam sesaji lainnya yang telah dibawa. Bunga tujuh rupa pun ditabur sebagai penutup kegiatan tersebut.  

Kampung Adat Dukuh



  Kampung Adat Dukuh atau yang biasa dikenal kampung dukuh ialah sebuah kampung adat yang terletak di Desa Ciroyom , kec.Cikelet Garut Jawa Barat . Kampung ini mempunyai keunikan dalam beberapa aturan atau pantangan yang tidak boleh dilanggar seperti antara laki laki dan perempuan tidak boleh terlalu dekat , tidak boleh makan sambil berbicara , tidak boleh menyelonjorkan kaki kearah utara , harus memakai baju polos ( tidak boleh bercorak atau bergambar) ketika berziarah , perempuan yang sedang haid tidak boleh ikut berziarah , tidak memakai perhiasan , tidak memakai pakaian dalam dan tidak boleh memakai alat elektronik maka saat malam tiba , untuk penerangan hanya menggunakan lampu cempor . Itu semua bentuk kesederhanaan dari kampung ini . 
   Ada juga keunikan yang lainnya yakni untuk solat wajib 5 waktu disini panggilan untuk warga kampung melalui sebuah bedug besar  yang ada dimasjid kampung dukuh . Pukulan pertama bedug dipukul satu kali , menandakan seluruh warga bersiap siap kemasjid , pukulan kedua dipukul dua kali menandakan seluruh warga sudah ada didalam masjid untuk melakukan solat sunnah , dan yang terakhir bedug dipukul tiga kali menandakan semua siap untuk melaksanakan solat berjamaah .