Sabtu, 19 November 2016

Hajat Laut



   Berbagai cara dapat dilakukan untuk mengungkapkan rasa terima kasih, baik kepada sesama maupun kepada Tuhan.  Bagi warga pesisir selatan Kabupaten Garut,rasa terima kasih dapat diwujudkan dengan pelaksanaan hajat laut atau syukuran nelayan. 
    Melalui rangkaian kegiatan syukuran tersebut, para nelayan mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan atas segala rezeki yang telah diberikan setiap hari, khususnya dalam upaya penangkapan ikan di laut. Selain itu, hajatanini dilaksanakan untuk saling berterima kasih dan membangun rasa kebersamaan warga.
   Untuk melestarikan budaya leluhur, warga di pesisir selatan Kabupaten Garut mengawali syukuran dengan melarungkan sesaji ke tengah laut. Pada pagi hari, tujuh perempuan berkebaya merah membawa berbagai sesaji, seperti buah-buahan, bunga, minuman, bahkan batangan cokelat. Menggunakan kapal patroli Satpolair Polres Garut, mereka berlayar menjauhi pantai. Kapal tersebut diikuti sembilan perahu nelayan yang telah dihias sebelumnya. Satu perahu di antaranya membawa sebuah tabut berisi kepala sapi. Warga pun menonton acara tersebut dari pinggir pantai. Sebagian di antaranya ikut naik perahu nelayan yang mengiringi pelarungantersebut.Di tengah laut, kepala sapi tersebut dilarungkan, diiringi dengan larungan berbagai macam sesaji lainnya yang telah dibawa. Bunga tujuh rupa pun ditabur sebagai penutup kegiatan tersebut.  

14 komentar: